Thursday, July 20, 2006

JANDA KB

Ini kisah nyata di tempat praktek Simbah. Sebenarnya hal ini sifatnya pribadi dan rahasia pasien. Maka sesuai kode etik, Simbah hanya mengulas singkat saja tanpa menyebut siapa pelakunya.

Yang jelas pelakunya tidak hanya satu. Sebenarnya Simbah hanyalah menjalankan tugas saja sebagai tenaga medis. Namun karena hidup sekomplek, mau tidak mau akhirnya jadi tahu kondisi sebenarnya.

Yang jadi masalah adalah seandainya kejadian ini berulang lagi, gimana ya sebaiknya?? Secara teoritis Simbah gak boleh su'udhon, gak boleh curiga dan gak boleh negatip tingking. Tapi melihat kasunyatan bahwa yang datang adalah seorang janda tapi kok minta suntik KB, simbah jadi mikir nyang macem-macem. Lha dinggo opo ngono lho... ndadak KB barang ki lho...

Untungnya sang janda tidak pernah kembali lagi minta suntik. Mungkin karena tahu, Simbah suka ngisi pengajian bapak-bapak maupun ibu-ibu.

Kiro-kiro dinggo opo yo kok ndadak nganggo suntik barang...? Wong wis cetho yen Mbok Rondo dadapan ngono lho..??

2 Comments:

At 1:23 PM, July 27, 2006, Anonymous aribowo said...

kunjungan pertama neeh, salam kenal yach.

jangankan mbah, aku aja yang baca langsung berpikiran jelek

 
At 10:38 AM, August 04, 2006, Blogger iway said...

ben rondho sing penting kempling mbah :D

 

Post a Comment

<< Home